Air adalah unsur alam terpenting dalam kehidupan, untuk kelangsungan hidup,
semua makhluk butuh akan adanya air, mulai dari tumbuhan, hewan serta manusia.
Dalam kajiannya, air adalah sumber daya alam yang tidak terbatas / sumber daya
yang dapat di perbaharui, memang hal itu adalah benar, namun fakta yang ada
sekarang, untuk mendapat air yang bersih dan dapat di konsumsi adalah hal yang
sulit contohnya untuk daerah perkotaan yang di sebabkan adanya banyak pabrik
yang “memproduksi” limbah yang kemudian mencemari sumber air. Jika ini
berlangsung terus – menerus sementara jumlah penduduk meningkat, yang kemudian
akan berdampak pada perluasan wilayah, serta perkembangan industri yang semakin
cepat, maka hal ini dapat berdampak buruk bagi semua makhluk
Kelangkaan air bersih di perkotaan
juga disebabkan karena pembuangan sampah sembarang di sungai, yang akhirnya
akan mengkotori air dan tidak sehat untuk kita gunakan, hal ini berkaitan
dengan sikap masyarakat yang tidak peduli terhadap kebersihan air serta akibat
– akibat yang dapat ditimbulkan jika pembuangan sampah di alokasikan ke sungai.
Memang benar kita sangat mudah mendapatkan air, namun tentu bukan air bersih
yang sehat, melainkan air kotor yang tidak dapat di gunakan.
Penebangan pohon di hutan tanpa
penanaman kembali juga merupakan salah satu faktor dalam kelangkaan air yang
ada, menurut saya saat ini hutan adalah aset berharga yang hampir punah, hal
ini dibuktikan dengan banyaknya hewan yang keluar dari hutan untuk berlindung
yang kemudian bertransmigrasi ke pemukiman penduduk dan pada akhirnya akan
mengganggu kelangsungan hidup manusia.
Air adalah hal yang seharusnya
berharga murah dan mudah di dapat, namun sekarang jika kita sadari, dengan
fakta – fakta permasalahan air di suatu daerah, yang akhirnya mengakibatkan
penduduk harus antri untuk mendapat air bersih, dengan ini air bisa dikatakan
lebih mahal dari bahan bakar minyak yang mudah di dapat. Padahal BBM adalah
sumber daya alam yang tidak dapat di perbaharui, kenapa hal ini bisa terjadi?
Tentu hal ini akan menarik untuk kita bicarakan.
Dari masalah – masalah yang saya
uraikan di atas, kita dapat mengambil beberapa benang merah untuk masalah
tersebut, yang antara lain karena limbah industri yang mencemari sumber air,
pembuangan sampah ke sungai, sikap masyarakat yang tidak peduli terhadap air, penebangan
pohon yang tidak disertai dengan penanaman kembali.
Menurut saya, beberapa solusi dari
masalah – masalah di atas adalah :
1. Masalah limbah industri
Limbah industri adalah masalah di berbagai daerah, yang berimbas pada
rusaknya alam, contoh nyata yang hampir semua orang rasakan adalah pemanasan
global. Selain itu adalah masalah pencemaran air yang sangat meresahkan.
Saya berpendapat atas masalah ini adalah dengan cara pengawasan pembuangan
limbah, fokusnya pada pembuangan air, kita bisa menggunakan saluran air untuk
mengatasi masalah ini, tentu dengan suatu alat penyaringan yang dipasang pada
saluran air, seperti penyaringan pada sistem penyaringan lambat yang
dikombinasikan dengan sistem penyaringan cepat , yaitu dengan penambahan pasir, kerikil
dengan ukuran yang menaik, artinya adalah jumlah kerikil bertahap kebih banyak
dengan 3 tingkatan, misalnya pertama 2cm, kedua 5cm, ketiga 7cm dengan tingkat
kehalusan yang bebeda pula, kemudian di akhir diberi bebatuan yang di tata mendatar pada lubang saluran air,
kemudian kita bisa gunakan bakteri Aerobacter sp, Nitrobacter sp, Nitrosomonas
sp, Saccharomyces C, Bacillus sp untuk menguraikan limbah. Dengan ini
paling tidak kita akan mengurangi adanya polusi air.
Ilustrasinya adalah sebagai berikut :
Warna air yang
agak gelap adalah air yang mengandung limbah, kemudian dengan diberi penyaringan
berupa sistem penyaringan lambat yang di kombinasikan dengan sistem
penyaringan cepat (pada tengah
gambar) akan menghasilkan air yang lebih bersih. Setelah itu air yang lolos di
tampung dalam penampungan dan diberi bakteri Aerobacter sp, Nitrobacter sp, Nitrosomonas sp, Saccharomyces C, Bacillus sp yang dapat menguraikan limbah, kemudian
disaring lagi agar air benar – benar bersih sebelum mengalir ke sungai. Hal ini
memang agak sulit, namun kebijakan industri saya rasa dapat melakukan hal ini.
2. Masalah pembuangan sampah ke sungai
Membuang sampah di sungai sudah menjadi tradisi hampir di semua kalangan,
menurut saya hal ini dikarenakan adanya rasa malas yang memilih cara instan
untuk membuang sampah di sungai tanpa melihat dampak buruk yang menanti di depan.
Jika solusi kita fokuskan terhadap perbaikan perilaku masyarakat, ini hal ini
tidaklah efisien. Sebab “mengatur” orang adalah hal yang sulit, pastinya ada
pro dan kontra.
Saya berpendapat jika kita pasang alat untuk tiap ujung sungai / tiap pintu
air seperti halnya penyaringan yang saya maksud di atas pada permasalahan
limbah, kita dapat lebih mudah membersihkan air, maksud saya adalah
memanfaatkan / membersihkan air sungai sebelum mancapai laut, yang akhirnya
akan menjadi air asin yang tidak dapat kita gunakan, dengan sistem pembersihan
seperti itu kita akan melihat air bersih di sungai. Sehingga kapasitas air
bersih akan bertambah.
Hal lain dapat kita lakukan misalnya kita ambil air sungai kemudian kita
tampung di sebuah penampungan, pada penampungan tersebut kita endapkan dengan
tawas dan diberi kaporit, yang saya sebut dengan water purifier sederhana, ide saya adalah untuk lebih memanfaatkan
air sungai yang ada tanpa “membuangnya” ke laut dengan sia – sia.
Dengan mekanisme sebagai berikut :
Keterangan :
- Atap adalah bahan yang menyerap panas, hal ini dimaksudkan agar pada siang hari air terkena panas matahari yang akan membunuh bakteri yang ada, memang tidak sampai 100° C, tapi jika kita lihat saat ini panas di siang hari saya rasa cukup untuk membunuh bakteri, namun panas yang ada tidak menguraikan bakteri yang terkandung di atap, kita gunakan bahan yang aman.
- warna biru adalah Air dari sungai yang kita tampung
- pipa putih adalah pipa untuk mengalirkan air yang bersih
- lubang di kanan penampungan adalah lubang pada penampungan sebagai lubang penyaluran air ke pipa
- kubang di kiri adalah saluran / lubang untuk pembuangan kotoran, pada lubang saluran air dan lubang pembuang kotoran tidak di buat sejajar hal ini dimaksudkan agar pada saat air mengalir, kotoran yang mengendap tidak terbawa oleh air. Sehingga kita dapatkan air yang cukup bersih, kemudian kotoran yang mengendap tersebut bisa kita buang melalui saluran pembuangan kotoran.
Kemudian kita salurkan air yang
bersih tadi ke penampungan lain (bak mandi atau sebagainya), memang hal ini
akan membuat sebagian orang merasa jijik,
namun saya rasa air ini cukup bersih sehingga dapat kita gunakan untuk
keperluan mandi, jika untuk kita minum kita dapat gunakan pure it agar lebih steril dan sehat, bersih dari segala kuman sehingga kita
dapatkan air yang siap untuk diminum.
3. Masalah sikap masyarakat yang tidak peduli terhadap air
Kebanyakan dari orang tidak hemat dalam penggunaan air, misalnya terkadang
kita lupa akan air yang sedang kita isi ke bak mandi, yang akhirnya akan meluap
dan air terbuang sia – sia. Sekali lagi, jika kita mengubah perilaku orang, hal
ini adalah sulit, maka menurut saya solusinya adalah kita gunakan suatu alarm
yang jika air tersebut sampai di permukaan, alarm akan berbunyi sebagai tanda
bahwa bak air sudah penuh.
Mekanismenya adalah sebagai berikut :
Pada bagian kanan bak, kita lihat suatu alat, jika di perbesar adalah
sebagai berikut :
Suatu bahan yang dapat mengapung, sehingga air
mengapungkan bahan ini dan “menabrak” tombol alarm.
Bisa di lihat pada gambar di bawah ini :
Bagian yang coklat adalah timah (penghantar
listrik) sementara bolanya adalah penyelubung untuk menghindari masuknya air.
Bola terbuat dari bahan yang lunak, misalnya karet, yang jika ditekan akan
tetap naik.
Selain
itu, jika kita berbicara tentang masyarakat, tentu hal ini mengenai banyak
pihak, terutama pemerintah, terlebih kita bicarakan adalah air yang menjadi
tanggung jawab kita bersama, yang saya maksudkan disini adalah tentang
sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya air. Pengggunaan air yang
secukupnya, mematikan keran air, mengefisiensikan air saat mencuci peralatan
makan yang biasanya cara mencuci adalah dengan air mengalir dari keran, hal ini
tanpa kita sadari adalah pemborosan, sementara solusinya adalah dengan
menampung dahulu air, kemudian baru kita cuci peralatan, dan sebagainya. Serta
pengadaan sumur sebagai sumber air terdekat bagi warga, sehingga kita tidak
menghabiskan air tanah dalam (air yang berada di lapisan tanah terbawah, yang
biasanya di ambil dengan pengeboran) yang jika habis akan mengakibatkan
hilangnya keseimbangan lapisan – lapisan yang ada di dalam bumi.
4.
Masalah penebangan pohon yang tidak di
sertai penanaman kembali
Fakta
saat ini menunjukkan maraknya penebangan pohon secara berlebihan, yang
mengakibatkan berbagai masalah, memang pemerintah sudah mengantisipasi hal tersebut
dengan menggalakkan penanaman seribu pohon di berbagai daerah.
Saran
saya berikutnya adalah dimulai dari diri kita, dimulai dari lingkungan sekitar
kita. Memang pertumbuhan penduduk sangat pesat sehingga muncul bangunan –
bangunan beton yang menjadi tempat hidup manusia, dengan ini akan berkurangnya
lahan penghijauan, perkotaan semakin padat dengan rumah yang berhimpit, dan
sebagainya.
Di
mulai dari lingkungan sekitar kita, jika jumlah rumah semakin banyak, saran
saya adalah bagaimana jika kita mewajibkan setiap rumah minimal ada 2 pohon
yang “tertancap” di tanah, bukan di pot. Namun, bukan tanaman yang dapat
merusak bangunan. Hal ini bisa dilakukan dengan adanya peran ketua RT / RW yang
secara lebih dekat dapat memantau tiap rumah. Bayangkan jika hal ini dapat
dilakukan di seluruh nusantara, tentu hal yang dapat kita lihat adalah
penghijauan di pemukiman penduduk. Hal ini akan manambah kapasitas air bersih
yang ada di bumi, selain itu akan menambah kadar oksigen yang dihasilkan
tumbuhan tersebut.
Hal
di atas adalah beberapa cara sakti melestarikan sumber air bersih, di mulai
dari diri kita, kesadaran akan pentingnya air, tentang kelangsungan hidup kita,
serta tentang masa depan anak cucu kita kelak. Kita bisa dapatkan air bersih,
kemudian kita gunakan pure it sebagai
water purifier yang memiliki
teknologi yang sangat membantu, agar mendapatkan air yang bebas dari kuman
untuk kita konsumsi, kemudian akan menyehatkan tubuh kita. Maka dari itu mari
kita jaga sumber air demi kelangsungan hidup di bumi, jangan biarkan bumi ini
tanpa air bersih. Bersih air kita, jernih otak kita, sehat tubuh kita, maka akan maju bangsa kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar